Pertolongan Pertama Bayi Pendarahan
Kehilangan banyak darah dapat menyebabkan si bayi syok dan ini harus ditangani dengan cepat. Aturan dasar adalah tekan pada bagian luka dan angkatlah di atas batas jantung.
Rebahkan si bayi dan angkatlah bagian yang cidera. Jika ada sesuatu di dalam luka, tekanlah kedua sisi, tapi jangan keluarkan benda-benda asing itu. Buka bagian yang luka dengan menggunting bajunya bila perlu, dan beri tekanan dengan kain bersih. Untuk luka parah (misalnya menyemburkan darah sebagai pertanda bahwa arteri terpotong) tekanlah selama sekurangnya sepuluh menit, kemudian balutkan perban. Jika darah masih merembes, jangan ganti kain pembalut tapi balutlah dengan bahan tipis lagi di sekeliling pembalut pertama.
Petunjuk dasar ini tidak dapat menggantikan pelatihan pertolongan pertama yang sesuai, tapi bisa membantu menyelamatkan nyawa bayi. Dalam keadaan darurat, mintalah bantuan orang lain untuk menghubungi layanan gawat darurat sehingga kita bisa tetap memperhatikan si bayi.
Prioritas pertama, periksalah apakah udara masih mengalir lancar, apakah bayi bernafas, dan denyut nadinya di atas 60 denyut/menit (denyut nadi normal bayi adalah 120 denyut/menit). Jika mencurigai terjadi cidera tulang belakang, jangan balikkan kepala atau badan bayi, tapi biarkan tetap berbaring.
Sumber: buku BABYCARE Pedoman Merawat Bayi
Artkel Lain :
Komentar
Posting Komentar