Pertolongan Pertama Bayi Keracunan
Beri perhatian ekstra untuk menjauhkan bahan-bahan berbahaya dari jangkauan. Pastikan obat-obat memiliki pembungkus yang tidak dapat dibuka anak. Curigai terjadinya keracunan jika bayi menunjukkan tanda-tanda muntah, pusing, kejang, pingsan, dan luka bakar atau perubahan warna di sekitar mulut bayi.
Hubungi pusat informasi keracunan setempat. Coba temukan apa yang dimakan bayi, berapa banyak, dan sudah berapa lama. Dengan demikian, kita bisa memberitahukan dokter atau paramedis. Simpanlah sampel muntahan yang bayi keluarkan, tapi jangan coba dan buat si bayi sakit. Kita dapat memberinya air. Jika si bayi pingsan tapi masih bernafas, rebahkan dengan posisi seperti gambar.
Jika si bayi keracunan tidak bernafas, periksalah apakah ada penyumbat di mulutnya kemudian lakukan nafas buatan.
Petunjuk dasar ini tidak dapat menggantikan pelatihan pertolongan pertama yang sesuai, tapi bisa membantu menyelamatkan nyawa bayi. Dalam keadaan darurat, mintalah bantuan orang lain untuk menghubungi layanan gawat darurat sehingga kita bisa tetap memperhatikan si bayi.
Prioritas pertama, periksalah apakah udara masih mengalir lancar, apakah bayi bernafas, dan denyut nadinya di atas 60 denyut/menit (denyut nadi normal bayi adalah 120 denyut/menit). Jika mencurigai terjadi cidera tulang belakang, jangan balikkan kepala atau badan bayi, tapi biarkan tetap berbaring.
Sumber buku BABYCARE Pedoman Merawat Bayi
Artikel-artikel lainyna:
Pertolongan Pertama Bayi Pendarahan
Merawat gigi bayi
Penjagaan bayi baru lahir
Agar Anak Suka Membaca
Jika si bayi keracunan tidak bernafas, periksalah apakah ada penyumbat di mulutnya kemudian lakukan nafas buatan.
Petunjuk dasar ini tidak dapat menggantikan pelatihan pertolongan pertama yang sesuai, tapi bisa membantu menyelamatkan nyawa bayi. Dalam keadaan darurat, mintalah bantuan orang lain untuk menghubungi layanan gawat darurat sehingga kita bisa tetap memperhatikan si bayi.
Prioritas pertama, periksalah apakah udara masih mengalir lancar, apakah bayi bernafas, dan denyut nadinya di atas 60 denyut/menit (denyut nadi normal bayi adalah 120 denyut/menit). Jika mencurigai terjadi cidera tulang belakang, jangan balikkan kepala atau badan bayi, tapi biarkan tetap berbaring.
Sumber buku BABYCARE Pedoman Merawat Bayi
Artikel-artikel lainyna:
Pertolongan Pertama Bayi Pendarahan
Merawat gigi bayi
Penjagaan bayi baru lahir
Agar Anak Suka Membaca

Komentar
Posting Komentar