Merawat Gigi Bayi
Saat gigi bayi mulai tumbuh, mulailah merawat gigi dan gusinya sehari-hari. Jika si bayi baru memiliki satu atau dua gigi, taruhlah sedikit pasta gigi ke saputangan atau sepotong kain kecil bersih dan sekalah giginya. Gunakan pasta gigi khusus anak yang mengandung sedikit fluoride. Jangan gunakan pasta gigi yang mengandung gula. Gula hanya menyebabkan plak. Sedapat mungkin cegahlah si bayi menelan pasta gigi.
Bila giginya sudah lebih banyak, mulailah menyikatnya. Si bayi belum bisa membersihkan giginya sendiri dengan benar sampai beberapa tahun. Jadi, kitalah yang harus mengerjakannya. Bayi senang meniru, jadi biarkan ia mempunyai sikat gigi sendiri. Biarkan bayi bermain sikat gigi sambil melihat kita menyikat gigi kita. Sikatlah giginya tiap pagi dan malam sebelum ia tidur.
Selain menyikat gigi, batasilah jumlah makanan manis dalam pengaturan makannya. Jangan pernah menidurkan bayi. Beserta botol susunya atau membiarkan ia terus menerus menghisap botol yang penuh berisi susu atau jus. Giginya akan diselimuti cairan gula yang memicu kerusakan gigi. Sebaliknya, berikan bayi banyak buah dan sayuran mentah yang alami manisnya dan baik untuk dikunyah.
Seringlah memeriksa tanda-tanda kerusakan gigi. Jika ada noda putih, kuning, atau cokelat pada gigi, hubungi dokter gigi. Setelah usia tiga tahun dan gigi susu yang tanggaln bawalah ia ke dokter gigi secara teratur.
FLOURIDE
BERSIHKAN SATU ATAU DUA GIGI BAYI DENGAN LAP
Usaplah dengan hati-hati gigi dan gusi bayi dengan selembar bahan halus untuk mengeluarkan plak, bakteri, dan asam, penyebab kerusakan gigi. Jika mau, boleh juga menggunakan cotton bud.
MEMAKAI BENANG GIGI
Jika dokter gigi atau petugas kesehatan menyarankan memakai benang gigi guna mengeluarkan sisa makanan di antara gigi, peganglah sehelai benang seperti pada gambar. Lalu perlahan-lahan selipkan di antara dua gigi dan gesek hati-hati ke depan ke belakang.
SIKATLAH GIGI BAYI SIANG DAN MALAM
SIKATLAH GIGI BAYI SIANG DAN MALAM
Pangkulah bayi menghadap ke depan dan dengan hati-hati sikatlah gigi dan gusinya. Gerakan perlahan ke atas dan ke bawah akan menghilangkan plak. Berhati-hatilah sewaktu menyikat bagian belakang mulutnya karena ia bisa tersodok dan tersumbat. Bentuklah kebiasaan menyikat gigi pada pagi dan malam hari.
SIKAT GIGI
Ada banyak jenis sikat gigi bayi yang tersedia. Sikat yang berwarna mencolok akan menarik hati si bayi dan ia akan senang memakainya.
KEAMANAN GIGI
Mainan yang keras dan tajam dapat merusak gigi dan gusi bayi. Bayi hanya boleh mengunyah benda yang padat tapi lembut.
Sumber : Babycare buku Pedoman Merawat Bayi
Flouride adalah mineral yang membantu melawan kerusakan gigi dengan memperkuat lapisan enamel gigi. Kebanyakan bayi mendapatkan asupan flouride yang cukup melalui air. Namun kandungan flouride dalam air bervariasi di setiap tempat. Jadi tanyakan kadar kandungan flouride pada instansi air setempat. Jika kadar flouride dalam air ledeng tidak cukup, tanyakan saran petugas kesehatan tentang suplemen flouride untuk bayi.
Pilihlah sikat dengan bulu halus dan bundar. Gantilah sikat setiap enam hingga delapan minggu meskipun belum tampak rusak, karena bakteri dari mulut akan menumpuk di sikat. Biasanya benang gigi tidak diperlukan tapi dalam hal tertentu kita mungkin dianjurkan menggunakannya.
Artikel lainnya :


Komentar
Posting Komentar